Saturday, 5 September 2009

Si Kabayan Dan Ratu Ikan

Di siang hari pasa bulan ramadhan. Matahari menyoroti bumi dengan sinarnya yang membuat
seisi bumi kepanasan dan tidak sedikit yang mengeluarkan keringat. Tidak ketinggalan si Kabayan, dengan wajah malasnya ia terbaring telanjang badan di atas kasur.

"Akang...!" terdengan suara Nyai Iteung istrinya memanggil.

"Ada apa atuh nyai...?"

"Tiduran saja... lihat tuh cucian sudah numpuk!"

"Apa urusannya sama akan?"

"Eh... ari si akan! tidak lihat nyai sibuk nyiapin buat buka pusasa nanti?"

"Kalau nyai sekarang harus nyuci, akang bersedia buka puasa cuma minum air teh?" tambah nyai iteung.

Mendengar gertakan sang istri, si Kabayan akhirnya harus mengalah. Ia segera menuju sebuah
sungai yang tidak begitu jauh sambil menenteng seember penuh cucian.

"Nasib... mana lagi puasa... harus panas-panasan lagi!"

Langkahnya sedikit lemas, si Kabayan menyusuri pematang sawah menuju sungai. Setelah beberapa saat berjalan akhirnya ia sampai ditepian sungai yang mengalir jernih di penuhi bebatuan besar.

"Tolong... Tolong saya..."

Langkah si kabayan terhenti. "Rasanya saya mendengar ada yang minta tolon!"

Ia melihat sekeliling. Tak ada seorangpun di sungai itu. "Ah, mungkin perasaan saya saja.

Mungkin pengaruh perut yang kosong" si Kabayan meneruskan langkahnya menuruni tepian sunga.

Tiba-tiba matanya tertuju pada seekor ikan mas berwarna merah yang sedang mengelepar-gelepar terjepit di antara bebatuan.

"Duh... kasihan! tenang kawan kamu akan saya selamatkan. Kamu memang beruntung hari ini.

Soalnya si nyai sedang menggoreng ikan dirumah."

"Coba kalau tidak! nasibmu pasti berakhir di penggorengan" tambahnya

Ketika si Kabayan mengangkat tubuh ikan yang sedang terjepit, tiba-tiba ia tekejut karena ternyata si ikan bisa berbicara.

"Terimakasih wahai manusia"

"Si... siapa kamu?" tanya kabayan terkejut.

"Aku adalah ratu ikan penguasa sungai ini."

"Karena kamu telah menolong saya, akan saya kabulkan tiga buah permintaan kamu"

"Ah yang benar ratu?" setengan tidak percaya.

"Benar, ini sebagai tanda terimakasihku"

"Tapi kamu jangan senag dulu, setiap apa yang kamu minta akan membuat istrimu mendapatkanya 10 (sepuluh) kali lipat"

"Saya ingin menjadi tampan ratu!" pinta si Kabayan.

"Kamu tidak akan menyesal? istrimu akan sepuluh kali lebih cantik dan apa kamu tidak khawatir istrimu akan mencari yang lebih tampan dari kamu?"

"jangan khawatir nyai... saya tahu istri saya type wanita yang setia"

"Baiklah akan saya kabulkan"

Tiba-tiba wajah si Kabayan berubah menjadi sangat tampan.

"Sekarang sebutkan permintaan keduamu!"

"Saya ingin kaya!" pinta si Kabayan.

"Tapi ingat istrimu akan sepuluh kali lebih kaya dan dengan kekayaanya ia bisa melakukan apa saja dengan kekayaannya"

"Tenang ratu... harta istri saya kan harta saya juga!" jawab si Kabayan.

"Baiklah... sebutkan permintaan terakhirmu?"

Si Kabayan berfikir sejenak kemuadian ia mengutarakan permintaannya yang terakhir.

"RATU... SAYA INGIN MENDAPAT SERANGAN JANTUNG RINGAN YANG MEMBUAT SAYA PINGSAN TAPI TIDAK SAMPAI MATI" pinta si Kabayan sambil tersenyum.

15 komentar:

dinni said...

hehe..lucu juga permintaan yang aneh?...Kabayan kabayan...;-)

lanjutkan kang dedy ;-)

Chan said...

Lah...

Klo Chan jadi kabayan, bakalan minta masuk surga!
hihi.. pasti di sana semua ada..* ga nyambung..

Yang terakhir permintaanya parah..
Bayangin nasib nyai.. Sepuluh kali Lipatnya!!

Si Kabayan Euy...

NURA said...

salam sobat
lucu nich Kang DEDI postingannya.
masa minta sang RATU biar dapat serangan jantung ringan dan bikin pingsan tapi tidak mati.

ya susah lah,,

Ocim said...

hahaha dasar kabayan2
tapi mang resep kalau denger cerita kabayan mah
konyol tapi didalamya terdapat pesan baik

Jalan Wali said...

Aduh kang Kabayan.....payah....tapi begitulah kabayan salam kenal kang Kabayan...eit..kang Dedy

Agand said...

Hm, kemaren atau siang ini rasa-rasanya saya udah baca postingan kaya gini, namun versinya sedikit berbeda dan yg mendapatkan hadiah ats petolongannya di balik. Kalau disini suami, kalau dipostingan yg saya baca si istri. Dan ceritanya bukan si ikan apa gt. Judulnya kalau ga salah "Jauh lebih pintar"

Tapi lupa dmn. Btw ini tuh cerita sebenernya karangn siapa ya... :)

Salam kenal. Over all, lucu dan menghibur. :P

mencari makna said...

ia takut kena serangan jantung yang berat ya?

hill said...

hahahaa dasar si kabayan...aya2 wae :D

akhatam said...

wah mantap ceritnya sob... met kenal yah...

Saung Humor said...

Hehe22 lucu juga.. ditunggu kang kisah kabayan2 lainnya..salam kenal dari Saung Web

ateh75 said...

hehe..lucu juga ,dasar sikabayan ada2 aja..

lina@happy family said...

Iiih si Kabayan ngaco, itu mah mau nyari istri baru namanya.

umihoney said...

LOL

BusinessTips said...

wkwkwkwkw seyem ah ending nah kang :D
punten ah ;)

TheLaptopCorner said...

cerita nah mayan.. tp kasian si iteung atuh kang :D

Post a Comment